TIY42K – Eks pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, baru-baru ini bikin geger jagat sepak bola dengan pengakuannya yang blak-blakan. Ia bilang, Lionel Messi itu sebenarnya udah siap banget buat “mudik” dan kembali berseragam Blaugrana setelah berhasil jadi juara Piala Dunia 2022.
Sayangnya, impian para fans Barca buat melihat sang mega bintang kembali ke Camp Nou harus buyar total. Kenapa? Xavi menuding kalau rencana comeback Messi ini nggak direstui oleh Presiden klub waktu itu, Joan Laporta. Sebuah klaim yang pastinya bikin banyak orang kaget dan bertanya-tanya.
Xavi dengan tegas bilang kalau Joan Laporta itu nggak ngomong yang sebenarnya soal kegagalan Messi kembali ke Barcelona. Menurutnya, semua udah diatur dan Messi pun sudah sangat antusias. “Pada Januari 2023, setelah juara Piala Dunia, kami saling berkontak dan dia (Messi) bilang ke saya bahwa dia sangat antusias untuk kembali, dan saya melihatnya,” kata Xavi, menceritakan momen-momen penting itu. Obrolan mereka nggak cuma sekali dua kali, tapi terus berlanjut sampai bulan Maret.
Xavi bahkan sempat memberi tahu Messi, “Baiklah, saat kamu memberi tanda setuju ke saya, saya akan bilang ke presiden karena saya melihatnya sebagai pilihan yang tepat untuknya dari perspektif sepak bola.” Ini menunjukkan betapa seriusnya rencana kepulangan Messi dan seberapa besar harapan yang sudah terbangun di antara mereka berdua.
Pengakuan Xavi yang bikin heboh ini muncul di waktu yang pas banget, yaitu di tengah panasnya suasana pemilihan presiden Barcelona. Pemungutan suara buat menentukan siapa pemimpin baru Barca bakal digelar pada 15 Maret mendatang. Joan Laporta, yang sebelumnya menjabat presiden sejak tahun 2021, memang sempat mundur pada Februari lalu.
Tapi, itu bukan berarti dia menyerah, justru Laporta mundur karena mau maju lagi di periode selanjutnya, sesuai dengan aturan yang mengharuskan petahana mundur selama masa pemilihan. Nah, yang menarik, Xavi ini terang-terangan mendukung rival Laporta, yaitu Victor Font. Jadi, nggak heran kalau “serangan” Xavi yang menuding Laporta sebagai penghalang comeback Messi ini diduga kuat ada kaitannya sama perebutan kursi panas di Barca. Suasana politik klub lagi memanas banget, gengs!
Kita mundur sedikit ke belakang, Messi sendiri harus cabut dari Barcelona pada musim panas 2021. Waktu itu, kontraknya habis dan Barca bener-bener nggak sanggup buat memperpanjangnya. Padahal, Messi udah rela gajinya dipotong sampai 50 persen dari kontrak sebelumnya.
Tapi, apa daya, kondisi keuangan klub memang lagi sulit banget. Akhirnya, Messi pun pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) dan main di sana selama dua tahun. Setelah dua musim merumput di Prancis, rumor kembalinya Messi ke Barcelona memang santer banget beredar. Banyak fans berharap ini bukan cuma gosip belaka.
Dan ternyata, Xavi lah yang sekarang mengklaim bahwa Messi itu emang beneran bersedia balik, tapi Laporta yang menolak karena khawatir Messi bakal terlalu berkuasa di klub. Ini jadi plot twist yang mengejutkan banyak pihak.
Proses kembalinya Messi ini sebenarnya udah lumayan matang dan hampir terealisasi. Xavi bahkan cerita kalau negoisasi kontrak antara presiden klub dan ayah Messi, Jorge Messi, sudah dimulai. “Presiden mulai menegosiasikan kontrak dengan ayah Leo dan kami mendapat lampu hijau dari LaLiga,” jelas Xavi. Ini artinya, dari sisi finansial dan regulasi LaLiga, jalan buat Messi balik ke Barca udah terbuka lebar.
Nggak ada masalah berarti yang menghalangi dari segi aturan liga atau kemampuan klub secara finansial. Semua lampu hijau sudah menyala, tinggal selangkah lagi. Tapi, Xavi menegaskan dengan nada kecewa, “presidenlah yang menggagalkan semuanya.” Kata-kata ini bener-bener nunjukin kalau keputusan akhir ada di tangan Laporta.
Xavi bener-bener pengen ngelurusin fakta yang ada dan nggak mau ada kesalahpahaman. “Kepentingan saya adalah mengatakan yang sebenarnya dan Leo batal pulang ke Barça karena presiden tidak menginginkannya,” tegas Xavi dengan lugas.
Dia juga membantah keras alasan-alasan lain yang sempat beredar luas di media. “Bukan karena LaLiga atau karena Jorge Messi (ayah Messi) meminta lebih banyak uang, itu bohong,” lanjut Xavi. Ini penting banget, karena sebelumnya banyak spekulasi soal masalah keuangan atau permintaan gaji yang tinggi dari pihak Messi.
Xavi menepis semua itu. “Presiden dan orang-orang di sekitarnya yang bilang tidak kepadanya, bahwa dia tidak punya dana, bahwa dia memiliki semua kuasa dan bahwa Messi akan menyalahgunakan kekuasaan itu.”
Jadi, menurut Xavi, alasan utama penolakan Laporta adalah kekhawatiran akan dominasi Messi di klub, bukan karena masalah uang atau regulasi. Xavi sendiri adalah sosok yang sangat mengenal Barcelona, mengingat ia menjabat sebagai pelatih klub dari tahun 2021 sampai 2024. Pengakuannya ini jelas bikin suasana di Barcelona makin panas dan jadi topik obrolan seru di kalangan fans.







Tinggalkan komentar