Liam Rosenior Fokus ke Pertandingan Chelsea vs PSG di Liga Champions

Bagas Pratama

Maret 11, 2026

4
Min Read
Liam Rosenior Fokus ke Pertandingan Chelsea vs PSG di Liga Champions

TIY42K – Liam Rosenior, pelatih Chelsea, kelihatan santai banget menjelang duel panas timnya melawan Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Liga Champions hari Rabu ini. Menurutnya, kemenangan Chelsea di Piala Dunia Antarklub (FIFA Club World Cup) tahun lalu atas PSG itu udah lewat dan gak bakal ada hubungannya sama sekali. Konteks pertandingannya udah beda jauh, guys, jadi fokusnya ke sekarang aja.

Dulu banget, sekitar delapan bulan lalu, Chelsea emang berhasil ngalahin PSG telak 3-0 di final FIFA Club World Cup. Pertandingan seru itu digelar di MetLife Stadium, dekat New York, dan momen perayaannya bahkan bikin heboh karena ada Donald Trump di podium. Tapi, Rosenior bilang dia cuma fokus sama pertandingan dan kualitas sepak bolanya aja waktu itu.

“Saya lagi di ruang depan rumah saya di Derby, dan itu beneran pertandingan yang keren banget antara dua tim fantastis,” kenang Rosenior. Dia ngaku seneng banget sama performa timnya, tapi gak peduli siapa pun yang ada di panggung perayaan. “Bagi saya, itu bukan tentang politik atau siapa yang ada di panggung, yang penting adalah respek pada ide yang berbeda.”

Kemenangan di Piala Dunia Antarklub itu emang pencapaian yang luar biasa dan bikin bangga buat klub. Namun, menurut Rosenior, euforia itu gak bisa dibawa ke pertandingan Liga Champions kali ini. “Itu performa gokil dari para pemain hari itu, tapi saya rasa gak terlalu relevan buat pertandingan hari ini,” jelasnya. “Konteksnya udah beda total, jadi kita harus lihat ke depan.”

Rosenior sendiri baru aja gabung Chelsea pada Januari lalu, menggantikan Enzo Maresca. Dia pindah dari Strasbourg, klub yang kebetulan satu konsorsium BlueCo dengan Chelsea. Waktu Piala Dunia Antarklub, dia sempat mampir ke kamp latihan Chelsea, ngeliat mereka berlatih, dan nonton kemenangan mereka di babak 16 besar atas Benfica.

“Melihat para pemain bisa terus maju dan ngangkat trofi itu beneran luar biasa, pencapaian fantastis buat klub,” ujarnya saat balik ke Prancis. “Kita semua pengen banget bikin lebih banyak kenangan manis kayak gitu di masa depan.” Pengalaman ini bikin dia punya ikatan awal dengan tim yang sekarang dia latih.

Selama 18 bulan melatih Strasbourg, Rosenior punya rekor yang cukup oke lho saat ngadepin PSG. Dia pernah berhasil ngalahin mereka di kandang musim lalu. Bahkan, dia juga sukses nyuri satu poin dengan hasil imbang 3-3 dari Parc des Princes pada Oktober. Jadi, bisa dibilang dia udah lumayan paham gimana rasanya ngadepin tim sekelas PSG di kandangnya.

Meskipun PSG musim ini lagi agak angin-anginan, Rosenior tetep menaruh respek tinggi sama kualitas tim dan pelatihnya, Luis Enrique. “Menurut saya, PSG itu beneran bagus banget tahun lalu,” kenangnya. “Saya di sini, di negara ini, ngeliat langsung perjalanan mereka sampai bisa juara Liga Champions, dan saya beneran kagum sebagai manajer Strasbourg.”

PSG emang lagi gak konsisten banget musim ini. Mereka baru aja kalah 3-1 dari Monaco di Ligue 1 akhir pekan lalu. Di Liga Champions sendiri, mereka cuma bisa menang dua kali dari tujuh pertandingan terakhir. Tapi, Rosenior gak mau sedikit pun meremehkan kekuatan lawan.

“Kalau klub level atas lagi gak begitu bagus performanya, pasti banyak banget omongan di luar sana,” kata Rosenior. “Tapi soal kualitas tim, mereka itu kelas dunia, jadi gila banget kalau kita berharap yang lain.” Dia menegaskan bahwa kualitas individu pemain PSG gak perlu diragukan lagi.

Rosenior memprediksi pertandingan nanti bakal jadi tantangan yang super sulit, baik dari segi taktik, fisik, maupun teknis. “Mereka punya pemain kelas dunia dan manajer kelas dunia juga,” tambahnya. “Ini bakal jadi pertandingan yang seru banget buat penonton netral.” Dia juga mengingatkan pentingnya disiplin karena ini adalah format dua leg. Leg kedua sendiri dijadwalin minggu depan.

Mengenai insiden panas di final Piala Dunia Antarklub dulu, di mana Joao Neves dari PSG kena kartu merah di menit-menit akhir dan Luis Enrique sempat terlibat cekcok di lapangan dengan Joao Pedro dari Chelsea setelah peluit panjang, Rosenior yakin gak bakal ada drama atau “permusuhan” serupa kali ini. “Kalau kamu ada di level teratas, kamu butuh gairah dan keinginan buat menang,” tegasnya. Menurutnya, itu bagian dari kompetisi, bukan dendam.

Untuk kondisi tim nanti malam Chelsea vs Paris Saint-Germain, ada kabar baik nih buat The Blues. Levi Colwill udah balik latihan dan Jamie Gittens juga udah bisa dimainkan lagi. Tapi, Rosenior masih merahasiakan siapa yang bakal jadi starter di posisi kiper. Dia belum mau ngasih tahu apakah Robert Sanchez atau Filip Jorgensen yang bakal menjaga gawang. Jorgensen sendiri jadi starter di pertandingan Premier League terakhir Chelsea melawan Aston Villa.

Tinggalkan komentar