Marco Bezzecchi berhasil menorehkan kemenangan manis di Race MotoGP Thailand 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram. Pembalap dari tim VR46 ini tampil dominan sejak awal balapan, mengamankan posisi teratas. Podium dilengkapi oleh Pedro Acosta di posisi kedua dan Raul Fernandez di posisi ketiga, menandai balapan tanpa kehadiran pembalap Ducati di jajaran tiga besar.
Sirkuit Buriram menyambut para pembalap dengan suhu trek yang cukup panas, mencapai 55°C di bawah cuaca cerah berawan saat balapan dimulai. Sebanyak 228.228 penonton memadati sirkuit, siap menyaksikan aksi seru para pembalap kelas dunia. Mayoritas pembalap memilih kombinasi ban slick Soft-Medium dari Michelin untuk menghadapi kondisi trek yang menantang.
Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi terdepan, didampingi Marc Marquez dan Raul Fernandez di barisan pertama. Ini adalah start yang ideal bagi Bezzecchi untuk langsung tancap gas dan memimpin jalannya balapan. Dia tidak memberikan kesempatan kepada para pesaingnya untuk mendekat.
Begitu lampu start padam, Bezzecchi langsung melesat memimpin balapan dengan sangat impresif. Sejak lap kedua, ia sudah berhasil menciptakan jarak lebih dari satu detik di depan Raul Fernandez yang membuntuti di posisi kedua, diikuti oleh Marc Marquez. Keunggulan ini terus ia jaga dan tingkatkan sepanjang balapan.
Di lap keempat, Jorge Martin mulai menunjukkan performanya dengan naik ke posisi keempat. Ini sempat membuat tiga motor Aprilia berada di barisan depan, menunjukkan potensi kuat dari pabrikan tersebut di awal balapan. Namun, persaingan ketat membuat posisi terus berubah dengan cepat.
Marc Marquez sempat turun ke posisi kelima setelah dilewati oleh Pedro Acosta di lap kelima. Acosta memang tampil agresif dan penuh kejutan, menunjukkan bahwa ia adalah salah satu pembalap yang patut diperhitungkan. Sementara Bezzecchi terus nyaman memimpin dengan jarak yang makin lebar, pertarungan sengit terjadi di belakangnya.
Pedro Acosta dan Jorge Martin terlibat “dogfight” alias saling sikut memperebutkan posisi di depan, membuat balapan semakin seru. Di lap ke-11, giliran Marc Marquez dan Pedro Acosta yang terlibat duel seru untuk memperebutkan posisi ketiga. Acosta akhirnya berhasil menjauh dari Marc, menciptakan jarak 0,6 detik di lap ke-12.
Balapan memasuki fase krusial, dan drama pun tak terhindarkan. Di lap ke-21, Marc Marquez mengalami nasib sial. Velg motornya rusak dan ban bocor, memaksanya untuk DNF (Did Not Finish) atau gagal menyelesaikan balapan. Tak lama kemudian, Alex Marquez juga mengalami crash di lap ke-22, menambah daftar pembalap yang keluar dari persaingan.
Di lap-lap terakhir, Pedro Acosta menunjukkan performa luar biasa dengan menyalip Raul Fernandez di lap ke-23, mengamankan posisi kedua. Marco Bezzecchi sendiri sudah memimpin jauh dengan selisih sekitar 6 detik di lap ke-26, menunjukkan dominasinya yang tak terbantahkan.
Setelah 26 lap yang penuh aksi, Marco Bezzecchi akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang Race MotoGP Thailand 2026. Ini adalah kemenangan yang memang layak ia dapatkan berkat konsistensi dan kecepatannya yang luar biasa. Pedro Acosta berhasil finis di posisi kedua, diikuti oleh Raul Fernandez di posisi ketiga.
Hasil ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya tidak ada pembalap Ducati di podium balapan Grand Prix. Dengan hasil ini, Pedro Acosta langsung memimpin klasemen sementara pembalap dengan 32 poin. Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez menyusul di posisi kedua dan ketiga, membuat persaingan di awal musim semakin menarik untuk disimak.






Tinggalkan komentar