Marco Bezzecchi berhasil mengamankan pole position untuk MotoGP Thailand 2026. Hebatnya, pembalap Aprilia ini meraihnya meski sempat terjatuh dua kali selama sesi kualifikasi di sirkuit Buriram. Setelah insiden terakhir, Bezzecchi bahkan mengaku pantatnya sempat sakit karena airbag di baju balapnya mengembang. Namun, secara keseluruhan ia baik-baik saja dan siap tempur.
Ini bukan satu-satunya insiden Bezzecchi hari itu. Sebelumnya, ia juga sempat terjatuh di tikungan hairpin pada sesi latihan terakhir. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya.
Di sesi kualifikasi, Bezzecchi kehilangan kendali bagian depan dan terjatuh keras di tikungan terakhir. Meski begitu, catatan waktu terbaiknya sudah cukup untuk mengamankan pole position. Ia unggul tipis, hanya 0,035 detik dari Marc Marquez.
Bezzecchi sendiri mengakui kejadian itu. “Saya baik-baik saja, tetapi ketika airbag meledak, pantat saya sedikit sakit!” ujarnya. Ia menambahkan, “Untungnya semuanya baik-baik saja. Kualifikasi berjalan baik. Ada kesalahan kecil di akhir, tetapi untungnya waktu putaran cukup bagus untuk tidak kehilangan posisi pole.”
Bezzecchi juga punya target besar untuk balapan utama. “Akan sulit sore ini, juga besok, tetapi kami cukup kuat jadi kami akan mencoba untuk bersaing dengan para pembalap top,” katanya. Ia juga mewaspadai Marc Marquez. “Marc, dibandingkan dengan kemarin, telah membuat langkah besar, jadi dia pasti akan sangat kuat tetapi saya akan mencoba yang terbaik,” tambahnya.
Di belakang Bezzecchi, ada Marc Marquez yang jadi juara bertahan dan berhasil menempati posisi kedua. Ia naik dari posisi kedelapan ke posisi kedua di lap terakhir kualifikasi. Marquez mengakui kalau sesi kualifikasi itu cukup menantang baginya. “Ya, itu sulit, terutama karena pada ban pertama saya merasa kurang nyaman dan saya berkata ‘oke, apa yang terjadi di sini?’,” jelasnya.
Tapi, di percobaan kedua, dia merasa jauh lebih baik. “Saya sudah menyerang di lap pertama. Saya melihat catatan waktu dan saya berkata ‘cukup’. Barisan depan adalah target utama, dan saya pikir 28,6 sudah cukup untuk barisan depan,” tambahnya, menunjukkan strateginya yang berhasil.
Di posisi ketiga, ada Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia yang tampil mengejutkan. Ini pencapaian luar biasa, apalagi ia sempat merasa tidak nyaman saat time attack di pramusim. “Kemarin kami bekerja keras karena selama pramusim saya tidak merasa nyaman saat time attack,” kata Fernandez.
Berkat perubahan pada motor, ia merasa lebih baik. “Hari ini kami mengubah beberapa hal pada motor, saya mulai merasa bisa melakukan apa yang saya inginkan, jadi terima kasih kepada tim dan Aprilia,” jelasnya. Fernandez juga optimis dengan balapan nanti. “Kami berada di posisi yang sangat bagus, tidak hanya di grid tetapi juga dengan kecepatan balapan. Kami siap jadi mari kita coba menikmatinya.”
Baris kedua grid akan diisi oleh Fabio di Giannantonio dari VR46 Ducati di posisi keempat. Dia merasa bisa tampil lebih baik kalau saja lap-nya bersih. “Sayang sekali karena dua lap bagus saya tidak bersih,” kata di Giannantonio. “Jika kami memaksimalkan lap tersebut, kami bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.”
Namun, ia tetap puas dengan hasilnya dan yakin dengan kecepatannya. “Kami dekat dan kecepatannya bagus. Kami percaya diri dan siap untuk Sprint, yang akan sangat menyenangkan karena kami semua akan sangat kompetitif.” Di belakangnya, ada rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, di posisi kelima, dan pembalap KTM teratas, Pedro Acosta, di posisi keenam.
Baris ketiga grid akan dihuni oleh Alex Marquez (Gresini Ducati) di posisi ketujuh, Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) di posisi kedelapan, dan Franco Morbidelli (VR46) di posisi kesembilan. Joan Mir menjadi pembalap Honda tercepat, tapi hanya berhasil menempati urutan kesepuluh. Kejutan terbesar di kualifikasi GP Thailand ini datang dari Francesco Bagnaia.
Juara dunia bertahan ini gagal lolos dari Qualifying 1, membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-13. Ini tentu mengejutkan banyak pihak. Sementara itu, Diogo Moreira (juara dunia Moto2) dan Toprak Razgatlioglu (juara dunia WorldSBK) akan memulai balapan MotoGP pertama mereka dari posisi ke-15 dan ke-21 di grid. Fabio Quartararo menjadi pembalap Yamaha tercepat, namun ia hanya bisa menempati posisi ke-16, terpaut satu detik dari waktu pole Bezzecchi.






Tinggalkan komentar