Bodo Glimt Hajar Sporting CP 3-0, Norwegia Ukir Sejarah

Bagas Pratama

March 12, 2026

3
Min Read
Bodo Glimt Hajar Sporting

Kisah dongeng Bodo Glimt di Liga Champions UEFA (UCL) makin seru! Tim asal Norwegia ini berhasil meraih kemenangan kelima berturut-turut di kompetisi utama Eropa. Mereka sukses melibas Sporting CP dengan skor telak 3-0 di leg pertama babak 16 besar, bertempat di Aspmyra Stadion.

Ini adalah debut manis Bodo/Glimt di fase 16 besar UCL, setelah sebelumnya mengejutkan banyak pihak dengan menyingkirkan finalis musim lalu, Inter Milan, di babak play-off. Kemenangan ini tentu bikin tim asuhan Kjetil Knutsen makin pede melangkah maju. Sementara itu, Sporting yang menargetkan perempat final Piala Eropa pertama dalam 43 tahun harus gigit jari.

Awalnya, pertandingan berjalan cukup ketat dengan Sporting CP yang sempat punya peluang lewat Luis Suarez. Namun, Bodo/Glimt perlahan tapi pasti mulai mendominasi jalannya laga. Jens Petter Hauge dan Håkon Evjen sempat mengancam gawang Rui Silva, kiper Sporting, meski belum membuahkan hasil.

Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah manis di menit ke-32. Georgios Vagiannidis melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Sondre Brunstad Fet. Fet sendiri yang maju sebagai algojo, dengan tenang mengeksekusi penalti dan menipu Rui Silva, membuat skor jadi 1-0 untuk Glimt.

Belum puas dengan satu gol, Ole Didrik Blomberg makin menambah derita Sporting. Dengan penyelesaian kaki kanan yang klinis, ia menggandakan keunggulan Glimt sebelum jeda. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0, menunjukkan dominasi penuh tim Norwegia ini.

Babak pertama memang jadi mimpi buruk bagi skuad Rui Borges. Namun, mereka mencoba bangkit dengan intensitas lebih tinggi setelah turun minum. Sporting sempat punya peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan. Tendangan sudut Luis Guilherme dibelokkan oleh Joao Simoes dan Ousmane Diomande, tapi sayang Suarez gagal menyambut bola di tiang jauh.

Harapan Sporting untuk melakukan comeback akhirnya pupus di babak kedua. Kasper Hogh berhasil menyelinap di antara dua bek Sporting dan dengan sigap menyambut umpan silang Hauge. Gol ketiga ini makin memperlebar keunggulan Glimt dan mengunci kemenangan telak mereka.

Jens Petter Hauge sebenarnya bisa saja menambah gol lagi. Tembakan jarak jauh kaki kanannya nyaris masuk, tapi sayang masih sedikit melebar dari tiang gawang menjelang peluit akhir. Meski begitu, performa Hauge malam itu memang luar biasa dan membuatnya layak jadi Man of the Match.

Kemenangan ini adalah hasil kerja keras yang fantastis bagi “Superlaget” di kompetisi paling bergengsi Eropa. Mereka kini selangkah lagi untuk mencetak sejarah baru. Bodo/Glimt berpeluang besar menjadi tim Norwegia kedua yang berhasil mencapai perempat final UCL, mengikuti jejak Rosenborg di musim 1996/97.

Di sisi lain, harapan Sporting CP untuk melaju ke delapan besar kini sangat tipis. Mereka memiliki rekor buruk di laga tandang pada fase ini atau lebih jauh di kompetisi Eropa. Sejak tahun 2005, mereka belum pernah menang tandang (6 kali seri, 10 kali kalah). Ini tentu jadi PR besar bagi tim asal Portugal itu.

Performa apik Jens Petter Hauge di pertandingan ini memang patut diacungi jempol. Kontribusinya dalam membangun serangan dan gol-gol Glimt sangat signifikan. Dia adalah sosok kunci di balik keberhasilan timnya mengamankan kemenangan penting ini.

Bodo/Glimt telah menunjukkan bahwa mereka bukan tim sembarangan di UCL musim ini. Dengan semangat juang dan performa yang konsisten, mereka siap melanjutkan kejutan. Pertandingan jadwal liga champion leg kedua nanti pasti akan sangat dinantikan, apakah dongeng Glimt akan terus berlanjut atau Sporting bisa membalikkan keadaan.

Leave a Comment