Team Manager Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, terlihat santai banget nih meski pembalap andalan mereka, Marc Marquez, sempat jatuh tiga kali di tes Buriram. Tardozzi yakin insiden itu nggak bakal ganggu performa Marquez menjelang Grand Prix Thailand pembuka musim. Marc memang lagi kurang fit karena masalah perut yang bikin konsentrasinya buyar.
Jadi, selama tes pra-musim di Buriram kemarin, Marc Marquez emang lagi nggak enak badan. Dia sempat kena masalah perut yang bikin konsentrasinya buyar. Akibatnya, dia jatuh sampai tiga kali dalam dua hari tes di Thailand. Kondisi ini juga bikin program tesnya terbatas banget, bahkan dia nggak sempat melakukan simulasi balap Grand Prix.
Tapi, Davide Tardozzi dari Ducati nggak khawatir sama sekali. Dia yakin banget insiden jatuh itu nggak bakal memengaruhi Marc. Kata Tardozzi, “Aku rasa itu nggak terlalu memengaruhi Marc kalau dia terjatuh. Itu nggak memengaruhi performanya.” Dia juga nambahin kalau Marc itu udah pasti jadi salah satu kandidat juara dari balapan pertama. “Tapi, nggak ada yang bakal langsung jadi juara dunia cuma karena menang balapan di sini. Ini kejuaraan yang panjang banget, jadi kita harus kumpulin poin dulu,” jelasnya.
Meskipun sempat jatuh beberapa kali, Marc Marquez sendiri justru merasa puas dengan kondisi motor GP26-nya menjelang musim baru. Ducati juga happy banget sama hasil kerja mereka, beda jauh sama situasi tahun lalu. Tardozzi bilang, “Kami cukup senang karena kami sudah mengonfirmasi banyak hal, banyak komponen, yang dipilih para pembalap di Sepang.” Dia juga nambahin, “Jadi, di sini kita dapat konfirmasi tentang peningkatan performa motor dengan komponen-komponen tersebut. Kami senang dengan hal itu.” Poin utamanya ada di aerodinamika, beberapa bagian sasis, dan perangkat belakang motor. “Semuanya sudah dikonfirmasi, dan kami senang dengan hal itu,” tutupnya.
Di akhir tes Buriram, Marc Marquez berhasil nangkring di posisi ketiga secara keseluruhan. Sementara itu, rekan setimnya, Pecco Bagnaia, makin percaya diri dan finis di posisi keempat.
Sayangnya, baik Marc Marquez, Pecco Bagnaia, maupun Alex Marquez nggak ada yang berhasil menyelesaikan simulasi balapan penuh di hari terakhir pengujian. Kakak beradik Marquez sama-sama jatuh pas lagi simulasi, sedangkan Bagnaia harus berhenti lebih awal karena ada masalah teknis.






Tinggalkan komentar