Duh! Man Utd Rugi Besar, Kompensasi Ruben Amorim Bikin Pusing Tujuh Keliling

Bagas Pratama

Februari 28, 2026

3
Min Read
Duh! Man Utd Rugi Besar, Kompensasi Ruben Amorim Bikin Pusing Tujuh Keliling

Manchester United lagi-lagi bikin geger dunia sepak bola! Klub raksasa ini dikabarkan harus menyiapkan dana fantastis hingga $21,5 juta (sekitar Rp333 miliar) sebagai kompensasi buat Ruben Amorim. Padahal, Amorim baru saja dipecat di awal tahun ini, lho. Angka ini jelas bikin pusing, apalagi kalau ditambah biaya pemecatan manajer sebelumnya, Erik ten Hag, yang juga tidak sedikit.

Awalnya, MU sudah keluar sekitar £10 juta (sekitar Rp200 miliar) buat menebus Amorim dan staf kepelatihannya dari kontrak mereka di Sporting CP. Tapi, ternyata itu belum final. Dokumen keuangan terbaru mengonfirmasi kalau angka itu bisa melonjak tinggi.

Kabarnya, faktor seperti Amorim yang belum dapat pekerjaan baru dalam jangka waktu tertentu bakal jadi pertimbangan. Ini artinya, kepergian pelatih asal Portugal itu bakal menelan biaya jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Baca:  Prediksi Liverpool vs West Ham Analisis Liga Primer 2025/2026

Biaya selangit ini makin bikin manajemen MU di bawah Sir Jim Ratcliffe dan INEOS pusing tujuh keliling. Mereka memang lagi kesulitan banget buat nemuin manajer jangka panjang yang pas. Sebelumnya, mereka sempat kasih Erik ten Hag kontrak baru dua tahun di Juli 2024, eh malah dipecat beberapa bulan kemudian dengan biaya £10,4 juta (sekitar Rp208 miliar).

Nggak lama setelah itu, Amorim didatangkan dengan biaya £11 juta (sekitar Rp220 miliar) dari Sporting CP. Tapi, baru 14 bulan setelah kepergian Ten Hag di Oktober 2024, kontrak Amorim juga diputus.

Jadi, eksperimen dengan Amorim ini bisa bikin kantong MU jebol sampai £26,9 juta (sekitar Rp538 miliar). Angka ini bahkan belum termasuk gaji atau biaya operasional harian lainnya, lho.

Baca:  Transfer Rumor Manchester united Siap Rogoh Kocek Dalam, Barcelona Incar Bintang Arsenal!

Kalau ditotal dengan kompensasi buat Ten Hag, INEOS sudah keluar £37,3 juta (sekitar Rp746 miliar) cuma buat rekrut dan pecat manajer. Duh, banyak banget, kan?

Memang sih, angka segini mungkin nggak sebanding sama biaya transfer pemain bintang. Tapi, ini pengeluaran yang signifikan banget dan nggak bisa dibiarin terus-menerus. Apalagi, klub ini sebelumnya sempat melakukan PHK massal ke banyak staf buat efisiensi biaya.

Beda sama pemain yang bisa dijual lagi, manajer top itu jarang banget bisa ditransaksikan. Mereka biasanya pergi kalau dipecat atau memang memutuskan mundur. Klub bisa aja dapat duit dari penjualan striker yang performanya lagi turun, tapi mana ada sih pasar pembeli buat manajer yang gagal?

Uang Rp538 miliar yang habis buat Amorim itu ya sudah hilang begitu saja. Sulit banget buat didapetin kembali lewat cara lain. Nah, masalahnya, nyari dana buat bayar kompensasi manajer baru lagi itu bukan hal gampang buat United.

Baca:  5 Gelandang Terbaik Arsenal Sepanjang Masa: Dari “Boss” Vieira sampai Magisnya Brady

Makanya, mereka mungkin bakal lebih milih nyari manajer yang lagi nganggur di musim panas nanti. Ini jadi PR banget buat mereka.

Untungnya buat Setan Merah, ada beberapa opsi manajer yang lagi “free agent” alias nggak terikat kontrak. Dengan menghindari biaya kompensasi ini, United bisa banget mengalokasikan dananya buat investasi di skuad pemain.

Setiap rupiah yang bisa dihemat itu krusial banget menjelang musim panas. Mereka punya rencana besar buat “rebuild” tim yang bisa menghabiskan lebih dari £200 juta (sekitar Rp4 triliun) kalau semua target impian mereka berhasil didatangkan. Jadi, hemat biaya manajer bisa jadi kunci buat mewujudkan mimpi itu.

Tinggalkan komentar