Marc Marquez, juara MotoGP, kembali dinominasikan untuk Laureus World Sportsman of the Year 2026. Ini nominasi keenamnya! Simak siapa saja lawan-lawan tangguhnya dari tenis, sepak bola, atletik, dan balap sepeda. Ketahui juga perjalanan comeback Marquez yang inspiratif dan sejarah Laureus.
Siapa yang nggak kenal Marc Marquez, si “Baby Alien” yang jago banget di lintasan MotoGP? Nah, pembalap super ini baru saja bikin gebrakan lagi di dunia olahraga! Ia kembali masuk nominasi untuk penghargaan bergengsi Laureus World Sportsman of the Year 2026. Ini bukan cuma sekali dua kali, tapi sudah keenam kalinya Marquez masuk daftar elite ini, lho!
Bayangin aja, Marquez bakal bersaing ketat sama atlet-atlet top dunia dari berbagai cabang olahraga. Ada Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, dua bintang tenis yang lagi naik daun banget. Dari lapangan hijau, ada Ousmane Dembele si pesepak bola lincah yang juga punya nama besar.
Nggak ketinggalan juga Mondo Duplantis, si raja atletik di nomor lompat galah, yang tahun lalu juga jadi pemenang. Terus, ada Tadej Pogarcar, pembalap sepeda yang prestasinya juga nggak main-main dan sering jadi sorotan. Kehadiran Marquez di antara nama-nama besar ini jelas menunjukkan betapa luar biasanya pencapaiannya di dunia balap motor.
Meski ini sudah nominasi keenamnya, Marquez mengaku sensasi yang ia rasakan tetap sama seperti saat pertama kali dinominasikan 12 tahun lalu. “Kualitas para nomine menunjukkan betapa istimewanya penghargaan ini,” kata Marquez dengan nada bangga. Ia juga merasa senang banget bisa masuk daftar nominasi bareng tokoh-tokoh olahraga kelas dunia tersebut.
Nominasi ini tentu bukan datang begitu saja, melainkan hasil dari perjuangan luar biasa Marquez di musim balap yang lalu. Setelah bertahun-tahun bergulat dengan cedera parah yang bikin performanya menurun, Marquez akhirnya berhasil bangkit. Ia juga harus menghadapi motor yang kurang kompetitif di beberapa musim sebelumnya, sebuah tantangan besar baginya.
Namun, semangat juangnya nggak pernah padam. Marquez berhasil meraih gelar MotoGP pertamanya dalam lima tahun terakhir, sebuah penantian panjang yang terbayar lunas. Yang bikin makin keren, pencapaian ini ia raih di musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati, menunjukkan adaptasi dan skill yang luar biasa cepat.
Marquez sendiri menggambarkan tahun ini sebagai periode yang campur aduk antara menyenangkan dan penuh tantangan. Ia sudah lama banget menunggu momen untuk kembali ke puncak performa balapnya, sebuah mimpi yang akhirnya terwujud. Musim lalu benar-benar butuh usaha ekstra dan kerja keras yang luar biasa untuk bisa memenangkan gelar juara dunia lagi.
Meskipun begitu, ia tetap rendah hati dan menyadari bahwa masih banyak PR yang harus diselesaikan ke depan. Namun, bisa masuk nominasi penghargaan Laureus ini adalah kehormatan khusus yang sangat ia hargai. Apalagi, ia bersanding dengan atlet-atlet keren dari berbagai cabang olahraga seperti tenis, sepak bola, atletik, dan balap sepeda, sebuah kebanggaan tersendiri.
Ngomongin soal Laureus, Marquez memang punya sejarah panjang dengan penghargaan ini. Dulu, ia pernah memenangkan penghargaan Laureus Breakthrough of the Year pada tahun 2013, saat namanya mulai meroket dan dikenal luas di kancah balap motor dunia. Itu adalah awal dari dominasinya.
Selain itu, Marquez juga pernah dua kali dinominasikan untuk kategori World Sportsman. Tepatnya pada tahun 2015 dan 2020, menunjukkan konsistensi performa puncaknya di antara para atlet terbaik. Ia selalu menjadi sorotan sebagai salah satu atlet paling dominan di eranya, bahkan di luar dunia balap motor.
Semangat juang dan kemampuannya untuk bangkit dari kesulitan juga nggak luput dari perhatian Laureus. Ia sempat masuk nominasi Comeback of the Year pada tahun 2022 dan 2025, sebuah pengakuan atas kegigihannya. Nominasi-nominasi ini membuktikan bahwa Marquez adalah sosok yang tak pernah menyerah, bahkan di tengah badai cedera dan tantangan besar.
Sebagai informasi tambahan, dalam sejarah panjang Laureus, hanya ada segelintir pembalap yang berhasil membawa pulang trofi ini. Legenda F1, Michael Schumacher, adalah yang pertama, meraihnya dua kali pada tahun 2002 dan 2004. Ia menjadi ikon yang membuka jalan bagi para pembalap lainnya di ajang penghargaan multisport ini.
Kemudian, ada Sebastian Vettel yang juga dari Formula 1, berhasil meraih penghargaan serupa pada tahun 2014. Disusul oleh Lewis Hamilton pada tahun 2020, menambah daftar pembalap elite yang diakui dunia. Ini menunjukkan betapa sulitnya bagi pembalap untuk mendapatkan pengakuan di ajang bergengsi yang mencakup berbagai jenis olahraga ini.
Tahun lalu, penghargaan World Sportsman dimenangkan oleh Mondo Duplantis, si atlet lompat galah yang juga kembali jadi nomine tahun ini. Nah, pengumuman pemenang Laureus World Sportsman of the Year 2026 sendiri bakal digelar di Madrid pada tanggal 20 April. Kebetulan banget, Madrid kini juga jadi tempat tinggal baru Marc Marquez, jadi makin spesial, dong!






Tinggalkan komentar