Pembalap MotoGP asal Australia, Jack Miller, merasakan campur aduk emosi setelah sirkuit ikonik Phillip Island dipastikan tidak lagi jadi tuan rumah MotoGP Australia mulai tahun 2027. Ia mengaku hancur melihat Phillip Island keluar dari kalender balap, namun di sisi lain, Miller juga antusias dengan prospek sirkuit jalanan baru di pusat kota Adelaide yang akan menggantikannya.
“Jelas hancur melihat Phillip Island keluar dari kalender,” kata Miller. Baginya, trek di Phillip Island adalah yang terbaik yang pernah ia kendarai selama 15 tahun berkarier di dunia balap motor. Sensasi balapan di sana memang sulit tergantikan dan sangat membekas di hati para pembalap.
Namun, di sisi lain, pembalap satu-satunya dari Australia di grid MotoGP ini juga sangat bersemangat. Ia melihat ini sebagai keberanian Australia untuk melangkah maju dan menjadi negara pertama di dunia yang punya sirkuit jalanan untuk MotoGP. Usaha besar untuk menempatkan trek di jantung kota dan menginvestasikan banyak uang ini patut diacungi jempol.
Miller sendiri hadir saat pengumuman resmi di Adelaide dan merasakan langsung antusiasme warga lokal. Mereka sangat senang dan bersemangat menyambut gelaran MotoGP di kota mereka. Ini menunjukkan dukungan komunitas yang kuat terhadap ajang balap motor bergengsi ini.
“Selalu sulit meninggalkan tempat semagis Phillip Island,” ujarnya. Tapi, ia melihat banyak keunggulan dari Adelaide yang baru ini. Ia yakin cuaca di bulan November nanti akan luar biasa dan suasana di kota juga pasti seru banget.
Apalagi, lokasi sirkuit Adelaide sangat strategis dan mudah dijangkau. Dari pit lane ke jalan utama kota cuma butuh jalan kaki sekitar enam menit, yang pasti bakal asyik buat penonton. Ini akan menciptakan tontonan yang luar biasa dan pengalaman baru bagi semua.
Namun, Miller tidak menampik kalau layout trek Adelaide tidak akan sebanding dengan sensasi balapan di Phillip Island yang legendaris. “Itulah yang terjadi. Ini adalah sirkuit jalanan,” katanya. Ia menjelaskan bahwa sirkuit jalanan memang tidak pernah jadi yang paling menakjubkan.
Ia bahkan membandingkannya dengan balapan Formula 1. “Lihatlah orang-orang di Formula 1. Monaco – mereka membencinya, tetapi mereka menyukainya. Itu salah satunya,” jelas Miller. Sirkuit jalanan memang tidak akan punya bukit besar atau undulasi ekstrem seperti yang kamu dapatkan di COTA atau Phillip Island.
Miller juga membandingkan layout Adelaide yang diusulkan dengan trek seperti Balaton Park di Hongaria, yang baru debut di kalender musim lalu. “Trek [Adelaide] seperti memberi saya nuansa seperti Balaton, sedikit,” ungkapnya. Bedanya, Adelaide ini ada di tengah kota, bukan di “antah berantah” seperti Balaton Park.
Meskipun diberi label sirkuit jalanan, trek Adelaide sebagian besar terletak di wilayah taman kota. Menurut Miller, ini akan memenuhi semua persyaratan area run-off yang dibutuhkan trek MotoGP modern. Ia juga sudah melihat desainnya bersama Carlos Ezpeleta dan merasa yakin dengan perencanaan yang matang.
Miller menekankan bahwa aspek keselamatan sangat diperhatikan dalam pembangunan sirkuit ini. Ia bilang, “Kami memiliki lebih banyak trek di kalender yang memiliki dinding lebih dekat daripada yang mereka miliki di sana, dalam hal kecepatan dan run-off area.” Ia percaya penuh pada standar pembangunan di Australia, khususnya soal aspek keselamatan.
Grand Prix Australia terakhir di Phillip Island akan berlangsung dari tanggal 23-25 Oktober mendatang. Ini akan mengakhiri era salah satu tempat paling ikonik di kalender MotoGP. Sementara itu, Adelaide dijadwalkan akan menjadi tuan rumah MotoGP perdananya pada bulan November 2027.






Tinggalkan komentar