Alex Rins bikin heboh di tes MotoGP Buriram kemarin! Pembalap Yamaha ini ternyata rela meminjamkan salah satu motor Yamaha V4 miliknya ke Fabio Quartararo pada hari terakhir tes. Alasan di baliknya? Permintaan langsung dari manajemen tim, karena motor Quartararo mengalami masalah. Rins sendiri bilang, “Berbagi itu peduli!”
Awalnya, banyak yang menduga Rins cuma punya satu motor karena masalah teknis. Tapi, dia akhirnya mengonfirmasi bahwa manajemen Yamaha yang meminta Rins meminjamkan motornya ke Quartararo. “Aku kasih motor keduaku ke Fabio,” jelas Rins. Hari itu, Rins sendiri melibas 29 lap di pagi hari dan 25 lap lagi di sore hari, finis di posisi ke-20 dengan selisih 1,207 detik dari pembalap tercepat. “Hari yang sulit banget cuma dengan satu motor,” curhatnya.
Rins memang enggak mau terlalu banyak cerita soal detailnya, tapi dia mengakui obrolan itu sudah terjadi malam sebelumnya. “Mereka ajak aku bicara, apakah aku setuju atau enggak. Aku bilang ke mereka, apa yang kalian ingin aku lakukan? Aku harus memberikan motor saya kepadanya. Kita perlu terus mengerjakan proyek ini.
Kita harus murah hati,” ujarnya. Meski begitu, Rins sempat melakukan simulasi Sprint Race. Hasilnya? Masih jauh dari para pesaing, tapi dia berhasil menjaga beberapa lap di angka 1:30-an tinggi. Saat mencoba time attack dengan ban baru, ada sedikit peningkatan, namun tenaga mesin terasa menurun karena sudah menempuh jarak yang cukup tinggi.
Quartararo sendiri juga membenarkan kalau dia cuma pakai satu motor di hari terakhir. Katanya, jarak tempuh mesin motor M1-nya sudah habis. “Untuk apa yang perlu kami lakukan hari ini, itu sudah cukup, karena sebenarnya ini lebih tentang pengaturan daripada hal lain yang ingin saya fokuskan,” jelas Quartararo. Dia juga menambahkan kalau dirinya masih belum menemukan arah yang pas. Menurutnya, mungkin enam bulan pertama ini akan jadi waktu untuk mencari tahu bagaimana perkembangan dan cara meningkatkan performa motor mereka.
Meski ada drama pinjam meminjam motor, performa Yamaha V4 yang baru ini disebut hampir menyamai kecepatan motor inline-4 sebelumnya. Jack Miller dan Quartararo terpaut sekitar satu detik dari waktu lap terbaik 2026 yang dicetak oleh Marco Bezzecchi dari Aprilia. Sementara itu, Quartararo dan Rins juga kehilangan rata-rata 0,9-1,0 detik per lap dibandingkan dengan simulasi Sprint terbaik 2026 dari Ai Ogura.
Angka ini mirip dengan defisit motor inline di Sprint Race Thailand tahun lalu, di mana Quartararo finis ke-7 dan tertinggal 13 detik setelah 13 putaran. Namun, Quartararo mengingatkan bahwa simulasi Sprint dengan motor inline sebelumnya jauh lebih cepat saat tes tahun lalu, sebelum ban Pirelli Moto2 dan Moto3 memengaruhi grip di akhir pekan Grand Prix. “Kami masih tujuh hingga delapan persepuluh detik lebih lambat dari simulasi balapan tahun lalu dalam tes,” ungkapnya.
Saat ditanya soal potensi motor V4 baru ini di Grand Prix Thailand akhir pekan ini, Rins memilih bungkam. “Kamu perlu bertanya kepada manajer tim dan bos kami,” jawabnya. Ia juga menambahkan, jika manajemen Yamaha bilang akan ada awal yang sulit tapi nanti membaik seiring musim berjalan, itu bukan kebohongan. “Tentu saja, seorang pembalap tidak pernah siap berada di posisi terakhir. Ini adalah kebenaran. Jika mereka mengatakan bahwa itu akan sulit, mereka tidak berbohong kepada Anda,” tegas Rins.
Frustrasi memang jadi bagian dari balapan. Quartararo sempat menunjukkan gestur marah ke motor M1-nya di hari pertama tes. “Kemarin saya terlalu frustrasi. Karena saya ingin cepat, ingin terlihat kompetitif, tetapi saya melihat bahwa kita masih jauh dari itu,” ujarnya. Dia memilih untuk tidak terlalu membebani diri secara mental, fokus pada pekerjaannya, dan mencoba mengelola apa yang bisa dilakukan. Sementara itu, Rins punya cara sendiri.
Dia mencoba “menganalisis” frustrasinya saat berkendara. “Ketika motor tidak berfungsi, atau ketika saya tidak bisa mencetak waktu lap yang bagus, pada lap di pit, saya mencoba menganalisis semua frustrasi ini untuk sampai di pit dengan cara yang lebih baik,” jelasnya.
Nah, setelah drama dan segala upaya di tes Buriram, latihan pembuka MotoGP Thailand akan segera digelar pada Jumat pagi. Kita lihat saja nanti bagaimana performa tim Yamaha!






Tinggalkan komentar