Rumor Transfer Roland Sallai ke Liverpool? Ayahnya Bocorkan Transfer Bek Kanan ini

Bagas Pratama

Februari 27, 2026

4
Min Read
Roland Sallai ke Liverpool Ayahnya Bocorkan Transfer Bek Kanan ini

Kabar transfer heboh datang dari kubu Liverpool! Ayah dari bek kanan Galatasaray, Roland Sallai, baru-baru ini bikin geger dengan klaim bahwa sudah ada kontak awal dengan The Reds. Ia bahkan tidak akan kaget kalau anaknya bakal jadi pemain Hungaria ketiga yang merumput di Anfield. Wah, kira-kira gimana nih ceritanya?

Tibor Sallai, sang ayah, blak-blakan ke media Blikk soal masa depan anaknya yang penuh potensi. Ia bilang Roland memang betah di Galatasaray dan cinta banget sama klubnya, tidak mau pergi begitu saja. Tapi, menurutnya, ada satu “langkah besar” lagi yang harus diambil Roland dalam karier sepak bolanya, yaitu gabung klub yang benar-benar top dunia.

“Dari sini, dia cuma bisa gabung tim yang benar-benar salah satu tim papan atas dunia,” jelas Tibor. “Liverpool bisa jadi tujuan seperti itu, dan jujur, saya tidak akan terkejut kalau perubahan klub ini terjadi sekarang.” Kata-kata ini tentu bikin fans Liverpool dan Galatasaray penasaran banget, apalagi mengingat reputasi The Reds di kancah Eropa.

Roland Sallai sendiri gabung Galatasaray di tahun 2024 setelah sebelumnya moncer sebagai winger kanan handal di Freiburg dan tim nasional Hungaria. Awalnya dibeli buat posisi menyerang, pemain bernomor punggung 7 ini kemudian dirombak jadi bek kanan. Nah, ini dia yang menarik, karena posisi bek kanan jadi masalah besar buat Liverpool musim ini, sehingga kehadiran pemain serbabisa seperti Sallai bisa jadi angin segar.

Baca:  Rumor Transfer Barcelona Ngincer Omar Marmoush, Alternatif Murah buat Julian Alvarez?

Ayah Sallai juga mengklaim kalau kontak sudah terjalin lewat kantor manajemen. Ia menambahkan, “Anak saya benar-benar punya kesempatan bagus musim panas nanti, kalau ada tawaran yang juga menguntungkan Galatasaray, untuk pindah negara dan level.” Momen ini akan jadi istimewa banget jika Liverpool bisa punya tiga pemain Hungaria di tim inti yang main di Anfield, sebuah pencapaian yang langka.

Pertanyaannya, cocokkah Roland Sallai kalau beneran gabung Liverpool? Roland ini dikenal sebagai pemain yang kalem dan jarang banget cari perhatian, jauh dari sorotan media. Buktinya, yang ngomong soal transfer heboh ini justru ayahnya, yang notabene mantan juara domestik di masa jayanya, bukan Roland sendiri yang lebih suka bekerja dalam diam.

Sallai tumbuh besar di Puskás Akademia, dilatih langsung oleh ayahnya, yang membentuk karakternya. Ia juga sering dengar cerita pamannya, Sandor, yang pernah main di dua Piala Dunia untuk Hungaria di era 80-an. Jadi, mental dan etos kerjanya sudah teruji dari kecil, dengan warisan sepak bola yang kuat dalam keluarganya.

Di tim Galatasaray yang punya bintang-bintang top macam Victor Osimhen, Ilkay Gündogan, Leroy Sané, dan Lucas Torreira, kerja keras Sallai di sisi kanan kadang memang luput dari sorotan. Tapi, bukan berarti kontribusinya kecil, lho, justru ia adalah roda penggerak penting di balik layar. Mantan pelatih legendaris Galatasaray, Fatih Terim, pernah bilang tentang Sallai, bahwa ia “selalu punya kejutan buat lawan.”

Baca:  Perebutan Mateus Mane: Liverpool Ikut Saingi Manchester United

Fleksibilitas dan ketersediaan adalah aset utama Sallai, sama pentingnya dengan kemampuan teknisnya yang mumpuni. Meskipun dulunya winger, Sallai punya insting menyerang yang alami tapi juga pekerja keras banget saat tanpa bola, di posisi mana pun dia dimainkan. Ini membuatnya jadi pemain yang sangat berharga untuk strategi tim.

Contohnya, saat kemenangan sulit melawan Sivasspor di musim pertamanya di Turki, Sallai dimainkan di empat posisi berbeda dalam satu pertandingan! Ini menunjukkan adaptabilitasnya yang luar biasa. Selama 18 bulan di Istanbul, ia cuma absen tiga pertandingan karena cedera, membuktikan bahwa dia pemain yang tangguh dan jarang cedera, sesuatu yang pasti dicari klub besar seperti Liverpool. Bahkan Sacha Boey, yang dipinjamkan dari Bayern Munich setelah transfer mahal, sulit kembali ke tim utama karena performa konsisten Sallai.

Nah, sekarang kita bahas kenapa Liverpool butuh bek kanan. Musim ini, posisi bek kanan The Reds memang lagi krisis banget, dengan banyak pemain yang silih berganti cedera. Cedera akhir musim Conor Bradley di Januari bikin Jeremie Frimpong jadi satu-satunya opsi alami di skuad Arne Slot, yang sangat terbatas.

Baca:  Michael Carrick: Man Utd Tetap Bangga Jaga Kesetaraan dan Keberagaman

Joe Gomez juga belum bisa diandalkan sepenuhnya secara fisik untuk mengisi posisi itu, karena sering bermasalah dengan kebugaran. Belum lagi Calvin Ramsay yang sudah jelas tidak punya masa depan di tim utama, seperti yang ditegaskan Arne Slot. Akibatnya, Slot terpaksa sering mengandalkan Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones buat mengisi kekosongan di bek kanan, sebuah solusi darurat yang tidak ideal.

Kebanyakan klub top biasanya punya dua pemain internasional senior buat tiap posisi untuk memastikan kedalaman skuad. Tapi, kalau dua pemain itu (Frimpong dan Bradley) rentan cedera, mungkin butuh pemain ketiga yang bisa diandalkan untuk menjaga stabilitas tim. Meskipun bek sayap Liverpool yang ada saat ini diharapkan jadi starter reguler, siapa pun yang didatangkan musim panas ini harus siap buat peran pendukung, sebuah peran yang krusial.

Remaja berbakat seperti Givairo Read, yang dikaitkan dengan Arsenal dan Manchester City, juga bisa jadi pilihan menarik untuk masa depan. Tapi, mengingat rekam jejak Sallai yang lebih suka bekerja demi kebaikan tim daripada jadi pusat perhatian, ia mungkin tidak akan keberatan dengan peran tersebut. Ini bisa jadi nilai plus banget buat Liverpool yang butuh kedalaman skuad dengan pemain yang punya mentalitas tim.

Tinggalkan komentar