AS Roma akan menghadapi Bologna pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2025/2026 di Stadio Olimpico, Jumat, 20 Maret 2026 pukul 03.00 WIB. Laga ini sangat penting karena agregat masih terbuka setelah pertemuan pertama berakhir imbang 1-1.
Pertandingan ini bukan sekadar soal lolos ke perempat final. Buat Roma dan Bologna, duel ini juga menyangkut harga diri, momentum, eurdan pembuktian kualitas di level Eropa pada fase paling menentukan musim.
Roma datang sebagai tuan rumah dengan tekanan yang besar. Tim asuhan Gian Piero Gasperini harus memaksimalkan atmosfer Olimpico untuk menutup laga dengan kemenangan, apalagi mereka sedang butuh respons cepat setelah performa yang belum benar-benar stabil dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di sisi lain, Bologna asuhan Vincenzo Italiano datang dengan rasa percaya diri yang layak dihormati. Mereka menunjukkan organisasi permainan yang rapi, disiplin saat bertahan, dan punya beberapa pemain depan yang bisa mengubah jalannya laga dalam satu momen.
Laga ini menarik karena kedua tim punya karakter berbeda. Roma cenderung bermain lebih agresif dengan tekanan langsung, sedangkan Bologna lebih sabar, lebih terstruktur, dan cukup nyaman membangun serangan dari bawah.
Dari sisi konteks, pertandingan ini terasa semakin krusial karena keduanya juga masih bersaing menjaga posisi di papan atas Serie A. Artinya, siapa pun yang menang akan mendapat dorongan moral yang besar untuk menutup musim dengan lebih kuat.
Head to Head AS Roma vs Bologna
Berikut data 5 pertemuan terakhir AS Roma vs Bologna:
| Tanggal | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|
| 12 Maret 2026 | Liga Europa | Bologna 1-1 AS Roma |
| 23 Agustus 2025 | Serie A | AS Roma 1-0 Bologna |
| 12 Januari 2025 | Serie A | Bologna 2-2 AS Roma |
| 10 November 2024 | Serie A | AS Roma 2-3 Bologna |
| 22 April 2024 | Serie A | AS Roma 1-3 Bologna |
Kalau melihat head to head tersebut, Bologna sedikit lebih unggul dalam hal hasil. Mereka mampu menang dua kali dalam lima pertemuan terakhir, sementara Roma baru sekali menang dan dua laga lain berakhir imbang.
Namun, Roma tetap punya alasan untuk percaya diri karena kemenangan kandang terakhir atas Bologna terjadi pada musim ini. Itu bisa menjadi modal psikologis penting saat mereka kembali bermain di depan publik Olimpico.
Analisa prediksi yang bisa kamu baca:
Prediksi Susunan formasi AS Roma vs Bologna
Linimasa Prediksi line up dan susunan pemain kedua tim mengacu pada kondisi skuad terbaru menjelang pertandingan. Roma mendapatkan kabar baik dengan kembalinya beberapa pilar belakang, tetapi masih harus berhitung dengan absennya sejumlah pemain depan.
AS Roma (3-4-2-1)
Kiper: Mile Svilar
Bek: Gianluca Mancini, Evan Ndicka, Mario Hermoso
Gelandang: Zeki Celik, Bryan Cristante, Manu Koné, Wesley
Playmaker: Niccolò Pisilli, Lorenzo Pellegrini
Striker: Donyell Malen
Cadangan potensial: Devyne Rensch, Leandro Paredes, Stephan El Shaarawy, Edoardo Bove, Angeliño
Pemain absen/diragukan: Paulo Dybala, Artem Dovbyk, Evan Ferguson, Matias Soulé
Bologna (4-3-3)
Kiper: Federico Ravaglia
Bek: Nadir Zortea, Jhon Lucumí, Martin Vitík, Charalampos Lykogiannis
Gelandang: Lewis Ferguson, Remo Freuler, Tommaso Pobega
Depan: Federico Bernardeschi, Santiago Castro, Jonathan Rowe
Cadangan potensial: Nikola Moro, Jens Odgaard, Riccardo Orsolini, Sam Beukema, Dan Ndoye
Pemain absen/diragukan: Lukasz Skorupski, Lorenzo De Silvestri, Juan Miranda
Kalau melihat susunan pemain yang mungkin turun, Roma tetap punya fondasi kuat di lini belakang. Sementara Bologna terlihat lebih seimbang dari lini tengah ke depan, terutama jika Ferguson benar-benar tampil sejak menit awal.
Prediksi Skor AS Roma vs Bologna
Prediksi skor AS Roma vs Bologna: 2-1
Roma saya jagokan menang tipis dalam pertandingan ini. Faktor kandang di Stadio Olimpico, pengalaman bermain di laga sistem gugur, dan kebutuhan untuk tampil lebih berani membuat peluang mereka sedikit lebih besar.
Meski begitu, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Bologna sedang berada dalam fase performa yang cukup konsisten, sementara Roma belum sepenuhnya stabil dari sisi hasil maupun efektivitas serangan.
Potensi laga ketat sangat besar karena kedua tim sama-sama tidak punya margin kesalahan. Roma mungkin akan mengambil inisiatif lebih dulu, tetapi Bologna punya kualitas transisi yang cukup berbahaya untuk mencuri gol.
Jika melihat tren permainan, laga ini bisa ditentukan oleh detail kecil. Satu duel lini tengah, satu bola mati, atau satu kesalahan dalam membangun serangan bisa menjadi pembeda utama.
Tempat menonton AS Roma vs Bologna
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | AS Roma vs Bologna |
| Kompetisi | UEFA Europa League 2025/2026 |
| Fase | Babak 16 Besar Leg Kedua |
| Hari/Tanggal | Jumat, 20 Maret 2026 |
| Kick-off WIB | 03.00 WIB |
| Venue | Stadio Olimpico, Roma |
| Live Streaming | Vidio / beIN Connect |
| Status Siaran | Tersedia untuk penonton Indonesia |
Buat penonton di Indonesia, pertandingan ini masuk kategori laga dini hari yang tetap layak ditunggu. Selain tensi tinggi, kualitas duel taktik dan potensi drama di akhir pertandingan membuat laga ini sangat menarik untuk disaksikan.
Analisis Taktik Pertandingan
Pertandingan ini kemungkinan besar akan berjalan dengan tempo yang tidak langsung liar. Roma bisa saja menekan sejak awal, tetapi Bologna punya struktur yang cukup rapi untuk keluar dari tekanan dan mengalirkan bola ke area sayap.
Kunci utama laga ini ada di duel lini tengah. Roma akan banyak berharap pada energi Manu Koné, distribusi Bryan Cristante, dan kreativitas Lorenzo Pellegrini, sedangkan Bologna mengandalkan kontrol permainan dari Remo Freuler serta mobilitas Lewis Ferguson.
Tim yang mampu menguasai zona tengah akan lebih mudah mengontrol ritme. Dalam pertandingan seperti ini, penguasaan ruang sering kali lebih penting daripada sekadar penguasaan bola.
Skema Vincenzo Italiano
Vincenzo Italiano diprediksi tetap memakai pola dasar 4-3-3. Skema ini memungkinkan Bologna tetap kompak saat bertahan, tetapi juga fleksibel ketika menyerang lewat sisi lapangan.
Bernardeschi dan Jonathan Rowe bakal menjadi senjata utama untuk menyerang ruang di belakang wing-back Roma. Jika dua pemain ini bisa menang duel satu lawan satu, Bologna akan sangat berbahaya.
Peran Santiago Castro juga penting sebagai pemantul bola dan penghubung di area depan. Ia bukan hanya penyerang kotak penalti, tetapi juga pemain yang bisa membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Strategi Gian Piero Gasperini
Gasperini kemungkinan besar tetap memakai 3-4-2-1, formasi yang memberi Roma keseimbangan antara tekanan tinggi dan perlindungan di belakang. Sistem ini cocok untuk memaksimalkan pergerakan dua gelandang serang di belakang striker utama.
Karena absennya beberapa pemain depan, Roma harus lebih efisien dalam setiap peluang. Lorenzo Pellegrini akan berperan vital untuk menghubungkan lini tengah dan lini serang, sedangkan Donyell Malen bisa menjadi titik akhir serangan maupun ancaman dalam transisi cepat.
Keunggulan Roma bisa muncul dari agresivitas pressing. Jika mereka mampu merebut bola di area tengah Bologna, peluang mencetak gol lebih cepat akan terbuka.
Pemain Kunci yang Patut Diawasi
- Lorenzo Pellegrini (AS Roma)
Kapten yang punya visi, eksekusi bola mati, dan kemampuan muncul di momen krusial. - Donyell Malen (AS Roma)
Menjadi andalan utama Roma di lini depan dan punya kecepatan untuk merusak garis pertahanan lawan. - Federico Bernardeschi (Bologna)
Pemain kreatif yang bisa jadi game changer lewat tembakan jarak jauh atau umpan kunci. - Lewis Ferguson (Bologna)
Motor lini tengah Bologna yang bisa menjaga keseimbangan sekaligus membantu serangan. - Mile Svilar (AS Roma)
Kiper yang sangat penting jika laga berjalan ketat dan penuh tekanan. - Remo Freuler (Bologna)
Sosok yang menentukan tempo permainan Bologna dari lini tengah.
Performa terbaru AS Roma
Performa terbaru Roma masih naik turun. Mereka belum benar-benar menemukan konsistensi ideal, terutama dalam menjaga intensitas permainan selama 90 menit.
Dalam beberapa laga terakhir, Roma menunjukkan bahwa mereka masih bisa menciptakan peluang, tetapi efektivitas di area akhir belum selalu maksimal. Hal ini menjadi catatan penting karena laga seperti ini sering ditentukan oleh penyelesaian akhir yang tajam.
Kabar baiknya, Roma tetap punya mental kompetitif saat bermain di kandang. Dukungan publik Olimpico sering memberi dorongan tambahan, terutama dalam pertandingan Eropa yang tensinya tinggi.
Performa terbaru Bologna
Bologna justru datang dengan grafik performa yang cenderung lebih rapi. Mereka mungkin tidak selalu mencetak banyak gol, tetapi cukup konsisten dalam menjaga struktur permainan dan membuat laga tetap hidup sampai menit-menit akhir.
Tim asuhan Vincenzo Italiano terlihat lebih tenang dalam membaca situasi. Mereka juga cukup disiplin saat bertahan, yang membuat lawan tidak mudah menciptakan peluang bersih.
Dengan kondisi itu, Bologna sangat mungkin memberi perlawanan keras. Mereka bukan tim yang akan datang ke Olimpico hanya untuk menunggu, melainkan tim yang siap memukul lewat momentum yang tepat.
Secara keseluruhan, laga ini punya semua elemen untuk menjadi pertandingan besar. Ada tekanan hasil, ada adu taktik dua pelatih, ada kualitas individu, dan ada peluang drama hingga menit terakhir.
Roma tetap sedikit lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan punya pengalaman lebih matang dalam laga hidup-mati. Namun Bologna punya cukup kualitas untuk membuat duel ini berjalan ketat, intens, dan jauh dari kata mudah.
Kalau harus memilih satu tim yang melaju, Roma tampak punya peluang lebih besar. Tetapi kalau Bologna mampu menjaga disiplin, memenangi duel lini tengah, dan memaksimalkan transisi, mereka juga bisa membuat kejutan di Olimpico.
Follow Channel WhatsApp TIY42K
Biar nggak ketinggalan info, update terbaru sepak bola dan Motogp.
Follow Sekarang










